BERITA

BERTANAM PADI, UPAYA MENJAGA KETAHANAN PANGAN OLEH : TIM PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI DINAS PERTANIAN DAN PERIKANAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

Selasa, 04 Agustus 2020

Distanikan__________ Demi menjaga ketersediaan pangan khususnya beras selama pandemi Covid-19, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan melalui Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) mendampingi para petani Poktan Pardomuan I bertanam padi di Desa Sabungan, Kecamatan Sungai Kanan. Bertanam padi dilakukan di lahan persawahan seluas 30 hektar, menggunakan bibit padi varietas Ciherang. Kegiatan tanam padi serempak ini juga merupakan upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan khususnya daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan.


Mengapa bertanam padi dapat menjaga ketahanan pangan?

 

Kita tahu bahwa padi merupakan komoditas pertanian yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia sebagai akibat dari tingginya konsumsi beras oleh masyarakat. Padi sebagai tanaman penghasil beras selain sebagai penghasil bahan pangan pokok, juga merupakan sumber penghasilan utama bagi jutaan petani di Indonesia. Perannya yang vital sebagai bahan pangan pokok sangat berdampak terhadap ketahanan pangan nasional, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19. Krisis pangan menghantui Indonesia sebagai dampak pandemi saat ini.

 

Ketahanan pangan dimasa pandemi menjadi sesuatu yang harus diupayakan untuk menghindar dari krisis pangan yang seakan menghantui Indonesia. Mengingat bahwa masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras dalam kuantitas besar, sehingga ketahanan pangan nasional identik dengan ketersediaan beras. Pemerintah pun melakukan berbagai upaya peningkatan produksi padi agar dapat mencukupi konsumsi beras bagi penduduk yang jumlahnya terus meningkat dan mendapat prioritas utama dalam pembangunan pertanian di Indonesia.

 

Dalam upaya meningkatkan produksi padi, pemerintah melalui Kementerian Pertanian melakukan berbagai inovasi pertanian, baik berupa varietas unggulan, metode budidaya, maupun penanganan hama, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan petani. Kementan juga bekerja sama dengan dinas pertanian provinsi, dinas pertanian kabupaten, penyuluh, dan Babinsa untuk memonitor luas tambah tanam (LTT) padi di seluruh Indonesia setiap harinya.

 

Upaya lain dalam meningkatkan produksi padi khususnya ditengah kondisi pandemi, ditempuh pemerintah melalui percepatan gerakan tanam padi agar ketahanan pangan tetap terjaga. Hal ini membuktikan pertanian tidak berhenti ditengah wabah Covid-19, sehingga pemerintah berharap para penyuluh pertanian maupun swadaya untuk tetap bekerja mendampingi para petani.