BERITA

DINAS PERTANIAN DAN PERIKANAN MENGGELAR RAPAT KOORDINASI (RAKOR) BERSAMA DANRAMIL...

Jumat, 11 September 2020

Distanikan Senin (7/9) Dinas Pertanian dan Perikanan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Danramil 11/Kotapinang mengenai ketahanan pangan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Rakor berlangsung di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan yang melibatkan unsur-unsur terkait, seperti bidang penyuluhan, bidang sarana dan prasarana, BPP, serta PPL. Tujuan digelarnya rapat, selain silahturahmi juga mengkoordinasikan serta membahas isu-isu terkini terkait ketahanan pangan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Azaman, ST, MM dalam sambutannya menyampaikan kondisi umum kegiatan pertanian di Labuhanbatu Selatan serta beberapa permasalahan yang dihadapi khususnya terkait proses cetak sawah baru. Beliau juga menambahkan, Distanikan Labusel siap bekerja sama dengan Danramil 11/ Kotapinang dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan sebagai bentuk implementasi komitmen kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan TNI-AD. Menanggapi sambutan tersebut, Danramil 11/Kotapinang yang diwakili oleh Mayor Inf Thamrin Hasibuan menyatakan kesanggupan bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan untuk menunjukkan kontribusi aktif dan positifnya demi mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Labuhan batu Selatan. Kemudian rapat dilanjut dengan diskusi mengenai realisasi cetak sawah di Kecamatan Kampung Rakyat dan Kecamatan Torgamba serta pemecahan masalah di lapangan. Beberapa rumusan penting berhasil disepakati dalam pertemuan ini terkait optimasi lahan pertanian untuk ketahanan pangan . Dengan adanya Rakor tersebut diharapkan permasalahan-permasalahan dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat segera teratasi dengan mengoptimalkan kerjasama yang sinergis dari berbagai lintas sektor terkait. Rakor pun ditutup oleh Kadis Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

PELEPASAN MAHASISWA PKL UNIVERSITAS LABUHANBATU (ULB) OLEH KEPALA DINAS PERTANIAN DAN PERIKANAN LABUHANBATU SELATAN OLEH...

Selasa, 11 Agustus 2020

Distanikan______ Pelepasan mahasiswa PKL Universitas Labuhanbatu telah dilaksanakan pada Senin (10/08) sebagai bentuk berakhirnya masa PKL mahasiswa tersebut di Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang telah berlangsung selama kurang lebih 30 hari. Acara pelepasan dihadiri oleh Kadis serta Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan, pihak kampus yang diwakili oleh Ketua Prodi dan Dosen Pembimbing PKL Jurusan Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Labuhanbatu serta 12 orang mahasiswa PKL. Khairul Rizal, S.TP.,M.Si selaku Dosen Pembimbing PKL dalam sambutannya mengatakan praktik kerja lapangan yang dilaksanakan oleh mahasiswa merupakan bentuk pengimplementasian ilmu yang mereka peroleh selama kuliah. Selain itu, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan skill, serta wawasan mereka sehingga dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan dan tanggung jawab. Ketua Prodi, Yudi Triyanto, SP.,M.Si juga menambahkan bahwa setelah menjalani Praktek Kerja Lapang (PKL) diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan hasil praktik yang telah didapat termasuk aspek-aspek penilaian saat PKL meliputi sikap kesopanan, kedisiplinan, kemampuan kerja secara individual maupun tim, inisiatif, kreatifitas serta ketelitian, sehingga kedepannya ilmu maupun pengalaman yang diperoleh bermanfaat bagi masyarakat. Kadis Pertanian dan Perikanan dalam arahannya mengapresiasi keberadaan mahasiswa PKL dan berpesan agar mahasiswa PKL terus berkarya dan berinovasi khususnya di bidang yang akan mereka geluti nantinya. Sementara itu, para mahasiswa PKL merasa berterimakasih karena telah diterima dengan baik untuk melaksanakan praktik kerja di Dinas Pertanian dan Perikanan. Bahkan lebih dari itu, para mahasiswa PKL sangat berterimakasih atas bimbingan maupun pengetahuan serta pengalaman baru yang mereka peroleh selama melaksanakan praktik kerja lapang. Acara pun diakhiri dengan saling bersalaman antara mahasiswa PKL dengan para pejabat dinas. Tak lupa juga pemberian cindera mata oleh pihak Kampus Universitas Labuhanbatu kepada Dinas Pertanian dan Perikanan yang diterima langsung oleh kadis dan sekretaris dinas. Kemudian ditutup dengan melakukan foto bersama di depan kantor Dinas Pertanian dan Perikanan.

UPT-PTPH BEKALI PETANI CARA KENDALIKAN PENGGEREK BATANG YANG RAMAH LINGKUNGAN OLEH : TIM PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMEN...

Senin, 10 Agustus 2020

Distanikan Rabu (05/08/2020) UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengadakan kegiatan Gerakan Pengendalian OPT Penggerek Batang Pada Tanaman Padi Sawah di wilayah kerja BPP Kecamatan Sungai Kanan, tepatnya di areal persawahan Desa Parmerahan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pengamat Hama Penyakit (PHP) beserta staf teknis UPT-PTPH Provinsi Sumatera Utara, Koordinator BPP Sungai Kanan, Babinsa, PPL dan petani dari tiga kelompok tani Desa Parmerahan. Fokus utama gerakan ini yaitu pengendalian OPT yang ramah lingkungan, mengingat sebagian besar petani masih menggunakan pestisida kimiawi untuk mengendalikan OPT. Petani menggunakan pestisida kimiawi karena dianggap lebih praktis dan hasil terlihat lebih cepat dalam mengendalikan OPT. Namun, berdampak negatif terhadap lingkungan bila digunakan secara tidak bijaksana. Pestisida kimiawi akan meninggalkan residu yang dapat menyebabkan resurgensi (datangnya hama baru), resistensi (hama tahan pestisida), matinya musuh alami, dan dapat menyebabkan keracunan pada manusia. Dengan adanya kegiatan ini, petani yang hadir dibekali pengetahuan tentang pengendalian OPT yang ramah lingkungan. Salah satunya melalui demo pembuatan alat pemeliharaan agens hayati parasit Trichoderma yang mampu kendalikan penggerek batang serta ramah lingkungan. Alat ini terbuat dari potongan bambu sepanjang 1,5 meter yang diberi lubang diujung pangkal bambu. Penggunaan bambu sebagai alat pemelihara sangat ramah lingkungan selain itu mudah didapat dan sangat ekonomis. Pengendalian OPT dengan cara ini mampu menurunkan penggunaan pestisida sehingga meningkatkan ketersediaan agens hayati (musuh alami) yang ada di alam. Kegiatan ini juga di isi dengan sesi tanya jawab antara petani dan pihak UPT-PTPH sehingga semakin memperkaya pengetahuan petani tentang gejala dan cara pengendalian OPT penggerek batang. Selain itu, UPT-PTPH juga menyerahkan bantuan insektisida kepada petani yang digunakan untuk mengendalikan OPT yang menyerang tanaman padi mereka. Penggunaan pestisida diaplikasikan ketika OPT penggerek batang sudah tidak mampu dikendalikan secara hayati. Praktek langsung pun dilakukan oleh pihak UPT-PTPH mengenai cara pengaplikasian insektisida tersebut. Hal ini bertujuan agar petani dapat menggunakannya secara bijaksana. UPT-PTPH mengajak semua petani agar dalam pengendalian OPT menggunakan bahan yang ramah lingkungan seperti penggunaan agen hayati maupun pestisida non kimiawi. Gerakan ini diharapkan mampu menjadi stimulan atau rangsangan untuk mengubah pola pikir petani agar dapat beralih ke pengendalian OPT yang ramah lingkungan.

BERTANAM PADI, UPAYA MENJAGA KETAHANAN PANGAN OLEH : TIM PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI DINAS PERTANIAN DAN PERIKA...

Selasa, 04 Agustus 2020

Distanikan__________ Demi menjaga ketersediaan pangan khususnya beras selama pandemi Covid-19, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan melalui Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) mendampingi para petani Poktan Pardomuan I bertanam padi di Desa Sabungan, Kecamatan Sungai Kanan. Bertanam padi dilakukan di lahan persawahan seluas 30 hektar, menggunakan bibit padi varietas Ciherang. Kegiatan tanam padi serempak ini juga merupakan upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan khususnya daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan.


Mengapa bertanam padi dapat menjaga ketahanan pangan?

 

Kita tahu bahwa padi merupakan komoditas pertanian yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia sebagai akibat dari tingginya konsumsi beras oleh masyarakat. Padi sebagai tanaman penghasil beras selain sebagai penghasil bahan pangan pokok, juga merupakan sumber penghasilan utama bagi jutaan petani di Indonesia. Perannya yang vital sebagai bahan pangan pokok sangat berdampak terhadap ketahanan pangan nasional, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19. Krisis pangan menghantui Indonesia sebagai dampak pandemi saat ini.

 

Ketahanan pangan dimasa pandemi menjadi sesuatu yang harus diupayakan untuk menghindar dari krisis pangan yang seakan menghantui Indonesia. Mengingat bahwa masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras dalam kuantitas besar, sehingga ketahanan pangan nasional identik dengan ketersediaan beras. Pemerintah pun melakukan berbagai upaya peningkatan produksi padi agar dapat mencukupi konsumsi beras bagi penduduk yang jumlahnya terus meningkat dan mendapat prioritas utama dalam pembangunan pertanian di Indonesia.

 

Dalam upaya meningkatkan produksi padi, pemerintah melalui Kementerian Pertanian melakukan berbagai inovasi pertanian, baik berupa varietas unggulan, metode budidaya, maupun penanganan hama, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan petani. Kementan juga bekerja sama dengan dinas pertanian provinsi, dinas pertanian kabupaten, penyuluh, dan Babinsa untuk memonitor luas tambah tanam (LTT) padi di seluruh Indonesia setiap harinya.

 

Upaya lain dalam meningkatkan produksi padi khususnya ditengah kondisi pandemi, ditempuh pemerintah melalui percepatan gerakan tanam padi agar ketahanan pangan tetap terjaga. Hal ini membuktikan pertanian tidak berhenti ditengah wabah Covid-19, sehingga pemerintah berharap para penyuluh pertanian maupun swadaya untuk tetap bekerja mendampingi para petani.

ATASI SERANGAN GRAYAK DENGAN CARA TEPAT OLEH : TIM PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI DINAS PERTANIAN KABUPATEN LABUHAN...

Kamis, 30 Juli 2020

Distanikan Dalam pelaksanaan budidaya tanaman jagung, serangan hama ulat grayak atau biasa disebut oleh petani sebagai ulat tentara merupakan hal yang biasa terjadi bahkan menyerang tanaman yang masih muda. Hama ulat grayak menyerang tanaman jagung mulai dari umur 7 hari setelah tanam hingga usia panen. Fase yang paling merusak dari hama jagung ini yaitu fase larva atau ulat. Kumpulan larva hama ini seringkali menyebabkan daun tanaman hanya tersisa tulang daun dan batang tanaman saja. Apabila kumpulan larva hama jagung ini mencapai kepadatan rata-rata populasi 0.2 – 0.8 larva per tanaman dapat menyebabkan pengurangan hasil produksi sebanyak 5 – 20%.

Pengurangan hasil produksi akan menyebabkan kerugian pada petani. Seperti yang dialami oleh salah satu petani jagung di Desa Aek Raso, Kecamatan Torgamba. Kebun jagung petani tersebut seluas 2 hektar terserang hama ulat grayak. Menurut pengamatan Pak Miswanto selaku Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Aek Raso, serangan ulat grayak ini menyebabkan daun rusak terkoyak, berlubang tidak beraturan, terdapat kotoran seperti serbuk gergaji dan pada serangan berat daun menjadi gundul. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian sesegera mungkin, agar hama ulat grayak tidak sampai menyerang bagian tongkol tanaman.

Faktanya, serangan ulat grayak dapat dicegah diawal pertanaman dengan cara:

§ Penggunaan benih dan varietas yang memiliki daya kecambah yang baik dan bebas dari penyakit.

§ Lakukan waktu penanaman yang tepat waktu dan hindari waktu penanaman yang tidak seragam pada satu lahan.

§ Kondisi tanah yang baik dengan penggunaan pupuk anorganik secara seimbang untuk mengurangi intensitas serangan hama ulat grayak.

§ Lakukan sistem tumpang sari tanaman jagung dengan tanaman lain yang tidak disukai oleh hama ini.

§ Lakukan pengamatan setidaknya seminggu sekali untuk mengamati, mempelajari, dan mengambil keputusan yang tepat jika ditemukan gejala serangan hama ini.

Sedangkan untuk tindakan pengendalian dapat dilakukan dengan beberapa cara:

1.  Secara mekanis, dapat dilakukan adalah dengan cara mencari dan membunuh larva dan telur hama ini secara mekanis, yakni dengan dihancurkan dengan tangan.

2.  Secara biologis, dengan penggunaan musuh alami yang berperan sebagai agen pengendali hayati untuk mengurangi   populasi   hama   ulat   grayak.   Beberapa   contoh   musuh   alami    dari    hama    ini    yaitu jenis parasitoid Trichogramma spp. dan jenis predator cecopet, kumbang kepik, dan semut.

3.  Secara kimiawi, dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan insektisida yang efektif seperti Curacron 500 EC atau Decis 2,5 EC sesuai dosis yang dianjurkan.

 

 

Sumber:

Rukmana, R. 2007. Jagung: Budidaya, Pasca Panen, dan Keanekaragaman Pangan. Semarang: Aneka Ilmu. https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/penanggulangan-dan-pengendalian-ulat-grayak-hama-baru-pada- pertanaman-jagung-71

http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/83039/PENGENDALIAN-HAMA-ULAT-GRAYAK-PADA-TANAMAN- JAGUNG/

SOSIALISASI TANAMAN PEKARANGAN OLEH DINAS PERTANIAN DAN PERIKANAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN...

Jumat, 23 Agustus 2019

Seperti yang kita ketahui bahwa lahan pertanian kita semakin tahun semakin menyempit. Lahan pertanian yang awalnya untuk menanam padi dan palawija lainnya serta buah-buahan, kini beralih fungsi menjadi pabrik dan kavling perumahan, Dengan semakin menyempitnya lahan pertanian, maka berdampak pada berkurangnya hasil pertanian dan tanaman pangan lainnya. 

Dalam rangka meningkatkan motivasi, wawasan dan keterampilan masyarakat Kecamatan Torgamba dalam memanfaatkan pekarangan guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengadakan Sosialisasi Tanaman Pekarangan TA. 2019 yang dilakukan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Torgamba pada hari Rabu, 19 Juni 2019.

Dalam sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Pekarangan tersebut sejumlah peserta turut hadir diantaranya Kelompok Tani yang ingin memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan rumah mereka. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada peserta tentang pemanfaatan lahan pekarangan, pengolahan pangan Bergizi Beragam Seimbangan dan Aman (B2SA) dan keamanan pangan

 

“Lahan pekarangan memiliki potensi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga. Hanya saja, pemanfaatannya belum dilakukan secara maksimal,” jelas nara sumber selaku Koordinator PPL Kecamatan Torgamba Bapak Sugiarto.

Untuk mendukung kegiatan sosialisasi dalam meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan memberikan sejumlah bibit gratis untuk berbagai jenis tanaman yang dapat di tanam di lahan pekarangan kepada petani yang hadir dalam sosialisasi tersebut.

Kedepannya diharapkan, setiap rumah tangga agar bisa mengoptimalisasi sumber daya yang dimiliki, termasuk pekarangan dalam menyediakan pangan bagi keluarga

BUPATI LABUHANBATU SELATAN H. WILDAN ASWAN TANJUNG, SH, MM LANTIK PENGURUS YAYASAN KANKER INDONESIA (YKI) CABANG LABUHAN...

Senin, 17 Desember 2018

Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM lantik pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Labuhanbatu Selatan masa bhakti 2018-2022, Selasa (12/12) di Gedung Santun Berkata Bijak Berkarya Kotapinang.

Hadir pada acara tersebut Ketua YKI Provinsi Sumatera Utara Ny. Hj. Evi Diana Erry Nuradi, Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM, Wabup Drs. Kholil Jufi Harahap, MM, Kajari Joko Wibisono, SH, MH, Sekda Zulkifli, SIP, MM, Danramil 11 Kotapinang Mayor. Czi. Baginda Siregar, Kapolsekta Kotapinang Kompol. SM. Sitanggang, pimpinan OPD dan undangan lainnya.

H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM dalam sambutannya berharap YKI sebagai salah satu yayasan yang memiliki kepedulian terhadap kanker di Indonesia dapat memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat terhadap penyakit kanker.

“Meningkatnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap penyakit kanker tentunya diharapkan dapat mengurangi jumlah penderita dan resiko kanker”, kata H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak pimpinan OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk mendukung dan mensosialisasikan keberadaan YKI di kabupaten Labuhanbatu Selatan”, lanjut H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM.

Sementara itu, Ketua YKI Provinsi Sumatera Utara Ny. Hj. Evi Diana Erry Nuradi dalam sambutannya menjelaskan YKI memiliki tujuan yang mulia untuk mengupayakan penanggulangan penyakit kanker dengan mengadakan kegiatan dibidang promotif dan preventif.

Ny. Hj. Evi Diana Erry Nuradi menjelaskan bahwa ada dasarnya penyakit kanker dapat disembuhkan. “Tingginya angka kematian karena banyak penderita kanker terdeteksi setelah masuk stadium lanjut, sementara pada dasarnya penyakit kanker dapat disembuhkan bila ditangani secara dini”, jelas Ny. Hj. Evi Diana Erry Nuradi.

Ketua YKI cabang Labuhanbatu Selatan, Syahrial Syahputra Siregar, SE dalam sambutannya usai dilantik berjanji akan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam penanggulangan kanker.

Pada kesempatan itu juga, Ketua YKI labuhanbatu Selatan itu juga berharap agar Pemkab Labuhanbatu Selatan dan unsur terkait dapat mendukung YKI untuk mengurangi penderita penyakit kanker khususnya di Labuhanbatu Selatan.

“Penanggulangan penyakit kanker hanya dapat berhasil bila dilakukan oleh semua pihak, maka YKI dalam melaksanakan kegiatannya akan bekerjasama dengan semua pihak , baik pemerintah, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, swasta dan dunia usaha baik di dalam maupun luar negeri”, kata ketua YKI Labuhanbatu Selatan. (Humas Protokoler)

BUPATI LABUHANBATU SELATAN, H. WILDAN ASWAN TANJUNG, SH, MM MENGHADIRI ACARA KUNJUNGAN KERJA WAGUBSU DRS. H. MUSA RAJEKS...

Senin, 17 Desember 2018

Bupati Labuhanbatu Selatan, H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM berharap harga kelapa sawit sebagai komoditi unggulan di kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat meningkat sehingga dapat menggairahkan petani kelapa sawit.

Hal ini disampaikan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM saat menghadiri acara kunjungan kerja Wagubsu Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum di desa Perlabian kecamatan Kampung Rakyat kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (12/12).

Lebih lanjut H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM menjelaskan, kunjungan kerja Wagubsu untuk melakukan peninjauan program pemerintah peremajaan sawit rakyat di desa perlabian.

“Program peremajaan sawit rakyat ini sangat penting bagi petani kelapa sawit, karena selain meningkatkan produktivitas juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani kelapa sawit”, kata H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM.

Pada kesempatan itu, H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM mengucapkan terima kasih kepada PT. Asian Agri yang telah membantu mensukseskan program nasional peremajaan sawit rakyat di desa Perlabian kecamatan Kampung Rakyat.

“Melalui kesempatan ini, saya mengajak perusahaan yang ada di Labuhanbatu Selatan untuk meningkatkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang ada disekitar lingkungan perusahaan”, kata H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM.

Sementara itu, Wagubsu Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum dalam sambutannya mengajak petani sawit untuk memanfaatkan sebanyak-banyaknya program peremajaan sawit rakyat tersebut.

“Terimakasih karena di kabupaten Labuhanbatu Selatan telah dilaksanakan sebanyak lebih kurang 500 hektar”, Insya Allah tahun depan juga akan terus dilaksanakan program peremajaan kelapa sawit ini di kabupaten Labuhanbatu Selatan”, kata Wagubsu.

Pada kesempatan itu, Wagubsu juga mengucapkan terima kasih kepada PT Asian Agri yang membantu menciptakan alternatif pendapatan bagi petani sawit yang mengikuti program peremajaan kelapa sawit.

“Terima kasih kepada PT. Asian Agri yang telah memberikan bantuan bibit jambu kepada masyarakat, mudah-mudahan tanaman jambu ini dapat menghasilkan alternatif pendapatan sehingga dapat menopang pembiayaan bagi petani sawit yang tanamannya belum menghasilkan selama proses replanting”, kata Wagubsu.

Penanaman perdana program peremajaan sawit rakyat di kabupaten Labuhanbatu Selatan ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Wagubsu dan dilanjutkan dengan penanaman perdana replanting kelapa sawit rakyat oleh Wagubsu, Bupati dan unsur muspida.

Turut diserahkan bantuan ternak sapi potong dan kambing kepada kelompok tani, bantuan perlengkapan sekolah dan bibit jambu madu.

Turut hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Labusel Khairul Harahap, Dandim 0209 LB Letkol. Inf. Santoso, anggota DPRD Provsu Aripay Tambunan, Sekda Zulkifli, SIP, MM, Dan Subdenpom Cikampak Kapten. CPM. Rio Kusuma, pimpinan OPD Provsu, pimpinan OPD Kabupaten Labusel, pimpinan perusahaan dan undangan lainnya. (Humas Protokoler)

DPRD KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN GELAR PARIPURNA ISTIMEWA PERESMIAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI PENGGANTI ANTAR WAKTU...

Senin, 17 Desember 2018

DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan gelar Paripurna Istimewa peresmian dan pengambilan sumpah/janji Pengganti Antar Waktu, Senin (3/12). Anggota DPRD yang diresmikan dan diambil sumpah/janji Pengganti Antar Waktu tersebut adalah Syaifuddin Nasution menggantikan Maningar, SP.

Peresmian dan pengambilan sumpah/janji pengganti antar waktu anggota DPRD masa jabatan 2014-2019 tersebut dilaksanakan di ruang rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu Selatan dan dipimpin langsung oleh ketua DPRD H. Jabaluddin, S.Sos.

Hadir pada acara tersebut Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM diwakili Sekda Zulkifli SIP, MM, unsur Muspida, pimpinan OPD dan undangan lainnya.

Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Zulkifli, SIP, MM mengucapkan selamat kepada anggota DPRD yang baru diresmikan dan diambil sumpah/janjinya dan berpesan kepada anggota DPRD tersebut untuk dapat segera menjalankan tugas mengemban amanah rakyat dengan sebaik-baiknya dan menyesuaikan diri dengan rekan-rekan anggota DPRD lainnya serta dapat semakin meningkatkan kinerja DPRD.

H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Maningar, SP atas jasa dan pengabdiannya sebagai anggota DPRD Labuhanbatu Selatan.

Pada kesempatan itu, H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD kabupaten Labuhanbatu Selatan yang sudah terjalin baik selama ini.

“Mudah-mudahan kerjasama dan kemitraan yang telah terjalin ini dapat lebih kita tingkatkan dimasa datang sehingga tugas dan tanggungjawab kita untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat di kabupaten Labuhanbatu Selatan yang sama sama kita cintai ini dapat terwujud”, kata H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM.

Diakhir pidatonya H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM juga mengajak seluruh anggota DPRD dan seluruh komponen masyarakat untuk bekerja lebih optimal, menyamakan persepsi dan membangun komitmen bersama dalam prinsip bersama membangun tanah kelahiran yang mandiri berdaya saing dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua DPRD, H. Jabaluddin, S.Sos juga mengucapkan selamat bertugas kepada Syaifuddin Nasution, “Semoga kepercayaan serta tugas yang diberikan oleh rakyat kepada saudara melalui lembaga ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh rasa tanggung jawab”, kata H. Jabaluddin, S.Sos.

“Lembaga DPRD ini adalah rumah dari segala aspirasi masyarakat Labuhanbatu Selatan, untuk itu kami berharap dengan kehadiran saudara dapat menambah keluasan wadah untuk menampung dan menjaring segala aspirasi masyarakat”, lanjut H. Jabaluddin, S.Sos.

Pada kesempatan itu juga, atas nama pimpinan dan anggota DPRD Labuhanbatu Selatan, H. Jabaluddin, S.Sos. menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian Maningar, SP selama menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Labuhanbatu Selatan. (Humas Protokoler)

1